Tuesday, August 11, 2009

You are not allowed

Weh.... sori klo judulna sok pake bahasa londo. he...
sebetulna sih, aku pengen cerita yang barusan diriku alami. Sebetulna sih tentang orang yang membeli bahan bakar a.k.a bensin. gak ada yang spesial sih, karena sudah terlalu sering diriku yang mendapatkannya pengalaman ini.

Awal mulanya, cuma mo beli bensin di pom bensin a.k.a spbu, berhubung kendaraanku (motor mksdna) menggunakan bahan bakar PERTAMAX, so... diriku pun membeli dan berhenti di bagian yang menjual PERTAMAX.

Seperti biasa, diriku membeli tuh bahan bakar bukan karena mo begaya doank, tapi emang sudah teruji klo tuh bahan bakar sangat bagus untuk digunakan dimotorku. Selain cepat, respon motorku pun keliatan banget bedanya (sori gak ada maksud promosi, karena jujur aja lebih baik menggunakan produk luar yang oktanna lebih tinggi tapi lebih murah harganya dibandingkan punya pertamina).

Nah selama pengisian tuh bahan bakar, datanglah 3 motor lainnya yang (kelihatanna) melihat diriku mengisi bahan bakar, tanpa harus antri. Akhirna mereka berhenti dan mematikan mesin mereka sembari mengatakan "mas tolong isi tangkinya". Eh, malah petugasnya dan satpam pun langsung bertanya kepada para pengendara tersebut dengan pertanyaan yang sama "masnya pake pertamax, apabila tidak harap ke bagian yang memakai kendaraan sepeda motor yang ada disana" sambil menunjukkan tempat pengisian bahan bakar premium yang dibuat khusus untuk para pengguna sepeda motor.

"loh kok masnya ini boleh mengisinya disini...???", kata salah satu pengendara sepeda motor yang diikuti oleh anggukan oleh 2 pengendara lain sambil menunjuk diriku.

"Masnya ini pakai PERTAMAX" kata salah satu petugas pengisian, sambil melihat diriku

Akhirnya ketiga pengendara sepeda motor tersebut, langsung pergi menuju ketempat yang ditunjukkan oleh petugasnya sambil menggerutu.

Petugas tersebut, akhirnya hanya senyum2 gak jelas sambil berkata "wong ora nduwe aturan" (orang yang gak punya aturan - penulis).

Nah dari sinilah terlihat, bahwa terlihat sudah adanya batas antara yang kaya dengan yang miskin, lah diriku sing tuku bahan bakar yang masuk dalam kategori kelas kaya yaitu bahan bakar PERTAMAX dilayani dengan ramah dan memakai senyuman yang (dibuat) manis, sedangan pengendara lain diminta untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pertamina dan berujung di ledekkin je...

Jadi bagi para pengguna bahan bakar premium, diharapkan kepada kalian untuk jangan bersungut-sungut dan mangkel sama kami yang menggunakan Pertamax yak

Because You are not allowed in our places, and you are forbidden to closing with us....

he....

Itulah mengapa diIndonesia banyak terjadi jurang pemisah antara yang kaya dengan yang miskin, lah wong mung tuku bahan bakar koyo ngunu wae neng spbu pelayananne wae beda je....

So... take it easy aja deh dan follow the rules...

OK....

No comments:

Post a Comment